Tampilkan postingan dengan label ISLAMI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ISLAMI. Tampilkan semua postingan
Kata-Kata Mutiara

Kata-Kata Mutiara

"’Banyak kaum hawa mengharapkan cinta suci dari seorang adam, tapi tidak sedikit jika sudah mendapatkan cinta yang tulus dari para adam lalu tibalah kebosanan, si-hawa berlalu pergi meninggalkan, tanpa peduli apa yang adam rasakan”;

“"Jika ada seseorang yang mencintaimu, usahakanlah jaga perasaannya, meski engkau tak suka, mungkin dia mencintaimu dengan ketulusan, masalahnya kita akan menyadarinya ketika dia jauh sekali, sadarnya udah gak ada guna lagi";

Allah selalu memberikan senyum dibalik kesedihan. Allah selalu memberikan Harapan dibalik keputus-asaan..;

‘Ingatlah.. Allah selalu memberikan kelebihan dibalik kekurangan.. Allah selalu memberikan Kekuatan dibalik kelemahan’;

“Kita punya RENCANA. Allah juga punya RENCANA
Akan tetapi sehebat apapun kita me-rencanakan sesuatu. Tetap rencana Allah adalah sebaik-baiknya rancangan..”;

“Ketika perjalanan hidup terasa MEM-BOSANKAN. Maka Allah menyuruh kita untuk banyak BER-SYUKUR...”

“Ketika kesedihan menjatuhkan AIR MATA Maka Allah meminta kita untuk berusaha TER=SENYUM “;

“Ketika kita mengingin-kan sesuatu yang tak kunjung DIDAPATKAN. Maka Allah me-minta kita untuk sabar MENUNGGU.”;

“ Ku hampiri seribu wajah, menampilkan bayangmu.. Berpendar suka cita dalam harap cinta”;

‘Sesungguhnya SABAR akan indah jika kita selalu dekat dgn ALLAH InsyaAllah”;

“Karena hidup ini ter-lalu singkat dan berharga jika di-buang dengan orang yang TIDAK TEPAT (bukan jodoh kita)”;

“Lebih baik MENUNGGU orang yang benar-benar kita harapkan.. Daripada menghabiskan waktu dengan orang yang tidak tepat”;

“Cinta bukan tentang bagaimana perasaan itu muncul.. akantapi bagaimana perasaan itu agar tetap utuh”;

“Cinta bukan tentang jarak yang memisah-kan.. akantapi tentang kepercayaan satu sama-lain”

“CINTA itu seperti menanam sebuah pohon, Jika kita SABAR pohon itu bisa men-jadi pohon yang sangat besar dan kuat”;

“YA RABBANAA. Yg kami inginkan hanyalah kesempurnaan cinta_MU.. Karena hanya begitulah tidak akan ada rasa terluka dan kecewa pada akhirnya”;

“YA RABBI.. Satukan kekurangan kami dalam Ridha-MU.. Agar kekurangan itu dapat m-elebur menjadi kesempurnaan”;

“YA RABBI.. Satukan kami dalam naungan cinta-MU.. Dan cintakan kami pada kebaikan.. Agar cinta kami dapat menyatu men-jadi kebaikan”;

“Aku tak berharap di pertemukan dengan-mu.. Tapi aku meminta dipersatukan dalam cinta-NYA..”;

“Jika aku disini menanti, ku-harap kau disana men-jaga.. Jika aku disini berdo’a, ku-berharap kau disana setia”;

“Semoga kasih-mu pada-NYA mem-buatmu mampu bertahan dalam perpisahan yang panjang ini”;

“Semoga cintamu pada_NYA menjagamu dari angin2 keburukan yang mampu membuatmu lalai akan” perintah_NYA.

Untukmu yang jauh disana.. Ku harap kau slalu menjaga hatimu.. Seperti disini aku menjaga hatiku..

~* Untukmu yang jauh disana, Berdinding jarak dan waktu, Berbatas ruang diantara kita..

Tanpa pernah merasa kecewa karena dia tidak bisa menjadi sempurna seperti apa yang kamu minta..

Jagalah ia dengan segenap jiwa ragamu.. Dan trimalah ia apa yang ada pada dirinya

Cintailah ia dengan hatimu.. Sayangilah ia dengan penuh ketulusan..

Di saat engkau menyakitinya.. Maka lihatlah saat dia rela meneteskan air matanya untukmu agar engkau selalu bahagia

Disaat engkau ingin mncapakkannya begitu saja Maka ingatlah dia yg slalu brusaha untuk menjadi pelangi ketika awan kelabu menyelimuti dirimu

Disaat engkau ingin mnduakan pasangan hidupmu Maka ingatlah dia yg slalu setia dsampingmu ketika kamu butuh seseorang yg mampu mbuatmu tegar

Cintailah seperti kamu mencintai dirimu sendiri.. Begitu juga sayangilah, orang yang kamu sayangi seperti kamu menyayangi dirimu sendiri

"Sesunguhnya dibalik kesusahan ada kemudahan" "dibalik kesedihan ada kebahagiaan" "Maha suci Allah menciptakan segala sesuatu berpasangan"

Allah Menjanjikan bahwa semua itu akan INDAH PADA WAKTUNYA.

Menitipkan Sukacita di setiap dukacita Menitipkan Harapan di setiap keraguan

Allah menitipkan kelebihan di setiap kekurangan Menitipkan Kekuatan di setiap kelemahan

Kita merancang, Allah juga merancang.. Tetapi perancangan Allah lebih baik.. 

Saat segalanya terasa "MEMBOSANKAN", namun ALLAH berkata "TERUSLAH MELANGKAH"

Saat AIR MATA harus menetes, namun ALLAH berkata "TERSENYUMLAH"

RENCANA ALLAH itu BAIK Saat hati berkata " INGIN ", namun ALLAH berkata "TUNGGU".

Ya Allah, jika dia memang bukan untukku, berikan aku keikhlasan untuk bisa merelakannya bersama dengan orang lain."

Jika suatu saat nanti kehilangan.. Maka LEPASKANLAH DENGAN PENUH KEIKHLASAN

Cintailah seseorang dengan kesedrhanaan Rindukanlah seseorang dengan kesederhanaan

karena : Jika Suatu saat Nanti engkau kehilangannya..engkau tidak akan terlalu berat untuk melepaskannya.

jika engkau merindukan seseorang.. Maka Rindukanlah sekedarnya saja.. Janganlah Terlalu berharap Janganlah terlalu menginginkan

Untuk mu Sekarang... Jika engkau mencintai seseorang.. Maka Cintailah sekedarnya saja

Dan Kini aku Sadar.. Bahwa Terlalu berharap padamu adalah suatu kesalahan yang besar bagiku..

Aku sadar.. Bahwa Terlalu menginginkanmu adalah Suatu kesalahan yang Fatal bagiku

Aku sadar.. Bahwa Terlalu mencintaimu adalah suatu kesalahan besar bagiku

Aku sadar.. Bahwa terlalu merindukan kehadiranmu adalah suatu kesalahan bagiku

jika kamu berlayar pada lautan cinta pastikanlah kamu tau cara untuk mengarunginya 

ta'aruf adalah cara pdkt dalam islam 

Cinta yg taakan terkhianati adalah cinta kepada Illahi 

Dan dialah sebenarnya yang masih mempedulikan kita. Yang akan membuat hidupmu berbalut bahagia penuh senyuman

Ketika kita pergi bersembunyi hanyalah untuk ditemukan. Ketika kita berjalan jauh hanyalah untuk melihat siapa yang masih setia mengikuti.

Pilih seorang mampu mengerti pikiranmu disaat engkau terdiam. Yg mampu merasakan kasih sayangmu disaat kemarahanmu.

Terkadang engkau harus berbicara pelan.. Agar engkau tahu siapa yang masih mau mendengarkanmu.

Terkadang engkau harus berlari jauh.. Agar engkau tahu siapa yang akan datang kepadamu.


Kata Bijak Terbaik Dalam Menghadapi Dalam Permasalahan Islam

Kata Bijak Terbaik Dalam Menghadapi Dalam Permasalahan Islam

"walaupun engkau menguasai tubuh dan jiwaku, engkau tak akan mungkin menguasai harga diriku". 
“Jika kita selalu berbicara tidak menggunakan hati kita, maka kita akan selalu menyesal pada akhirnya”

“jika kita yakin itu adalah impian kita, maka kenapa kita harus melihatnya lewat mata orang lain?”

“bila sudah yakin itu sebuah keputusan kenapa anda tidak menjalankannya?”

“Ingin mulai menjadi seseorang yang baik, mulailah dengan jujur kepada diri sendiri”

“Memulai semua itu haruslah dari diri sendiri, bukan berarti tidak memerlukan orang lain, jadikan orang lain sebagai panutan,jika baik, jika buruk maka tinggalkan”

“Hidup itu milikmu, pengalaman yang kamu buat akan menjadi pengalamanmu”

“Jadilah apa yang kamu inginkan selama membuat mu senang dan jauh dari kezhaliman”

“Terkadang kita terlalu banyak melakukan kesalahan, tapi dimata Allah kita tetap akan mendapatkan ke ampunan, syaratnya bersungguh-sungguh”

“Terkadang Kita Membuat Kesalahan Dan Kita Perlu Satu Kesempatan Untuk Menjelaskan”


“Kesedihan tidak boleh selalu disimpan dalam hati, ada bagusnya berbagi, itu akan terasa ringan”

Kata Bijak Terbaik Inspirasi Dari Al-Qur'an

Berbagai Macam Dilema Hidup Manusia, Tapi Bukanlah Kata-kata Yang Membuatnya Bahagia, Meski Sejauh Apapun Kita Mengnhindar, Fakta Dan Realitalah Yang Membuat Seorang Manusia Bahagia,,,

sumber gambar:http://mutiarabijaksana.com/
Kata-kata berikut ini mungkin enggk terlalu penting, tapi silahkan dibaca,,, bukan hasil copas...

““Untuk menghadapi masalah kita selalu memohon kepada manusia untuk petunjuknya, pernahkah kita mencari petunjuk sendiri dalam petunjuk-Nya (Al-Qur’an)””

““Disaat Kamu Merasa Semua Manusia Meninggalkanmu, Pernahkah Kamu Mengingat Bahwa Allah Tidak Pernah Melupakanmu””

““Jika hidup untuk kepentingan duniawi saja lantas apa arti akhirat baginya?””

“Jangan pernah sedih dan risau kawan ingatlah setelah diturunkannya petir yang bergemuruh disertai hujan,,, barulah kemudian Allah SWT Menurunkan Pelangi, Allah Maha tau apa yang diingkan hambanya.....”

““Meratapi kesedihan tidak akan membuat seseorang kembali lagi, jika mereka pergi ,,,relakanlah,,, dan jangan berputus asa,,, karena allah sangat membencinya””

““Saat sedang butuh pegangan, tiada manusia yang bisa meminjamkan tangannya, tapi allah tidak, tanpa peduli dosa yang telah kita buat allah tetap memberikan rahmat””

““Tak semua orang bisa memahami apa yang membuat kita mampu bertahan dalam ujian... Saat pertanyaan standar macam ini mendatangi,,, ,“Bukankah setiap yang telah dijadikan hanya harus dijalani?””

““Kamu hanya bisa mengatakan bahwa dia yang kau butuhkan, disaat sendirian, diputuskan, tapi apa kamu sadari bahwa Allah-lah yang kamu butuhkan?””

““ Tidak semua manusia bisa masuk surga, ada dan banyak didalam neraka, tau kenapa? Ibarat tidak seluruh sholat kita diterima, kadang diwaktu sujud, kadang diwaktu ruku””

““Membutuhkan waktu yang banyak untuk melupakan orang yang kamu sayang, apa kamu sadar seberapa banyak waktu yang kamu gunakan untuk mengingat tuhan?””

““hanya manusia yang mampu bersyukur, merekalah yang akan berbahagia, ada pula bagi mereka yang kufur, maka laknat baginya””

““Begitu banyak halang rintang kehidupan yang menghampiri, hadapilah, karena allah hanya menguji hambanya yang patut, jangan pernah sekali-kali berputus asa, karna Allah tidak akan suka””

““Jika sesama manusia kamu bersifat sombong, buatlah duniamu sendiri, sehubungan dengan firman ilahi...””

““Pahit manis kehidupan itu untuk dijalankan, banyak macam cobaan itu jadikan ujian, begitulah cara Allah mengenal hambanya””

““Kenapa penyesalan itu selalu di akhir? Itu membuktikan bahwa kita hanya perencana bukan penentu””

““Bersedih karena manusia itu hanya bersifat sementara, setia, cinta, dan sebagainya,,, bersedih karena dosa itu yang menjadikan seorang insan menjadi istimewa dihadapannya””


““Berputus asa tidak akan pernah dekat dengan surga itulah janjinya...””
Kata Bijak Terbaik Islam Tentang Cinta

Kata Bijak Terbaik Islam Tentang Cinta

""Jodoh kita sudah tertulis di LAUHUL MAHFUZH, mau di ambil dari jalan halal ataukah haram ya dapatnya itu juga, bukan tentang apa berapa atau siapa, tapi bagaimana allah memberikanya, di ulur penuh rahmat, lembut mesra atau dilempar penuh murka""

""Semua berada dalam kehendak, bahkan daun berguguranpun tak bisa bergerak sendiri, syukuri apa yang telah diberi dan ikhlaskan apa yang hilang, insya Allah kita akan termasuk dalam golongan hamba yang mulia disisi-Nya""
Kata Bijak Yang Berasal Dari Ayat Suci Al-Qur'an

Kata Bijak Yang Berasal Dari Ayat Suci Al-Qur'an

  1. “Tuhan tidak akan pernah merubah kondisi kita sebelum kita merubah diri kita”. 
  1. “ Sesungguhnya dibalik kesulitan selalu ada kemudahan”
  1. “Tuhan tidak akan memberi cobaan diluar batas kemampuan kita”.
  1. “Berdoalah Tuhan pasti akan mengabulkan”
  1. “Doa bisa merubah nasib kita”.
  1. “Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan besok harus lebih baik dari hari ini”



Merindukan Al-Qur'an

Merindukan Al-Qur'an

Betapa nikmatnya manakala kita telah mampu istiqomah berinteraksi dengan Al Qu'ran. Nikmat membaca kalam - kalam NYA , nikmatnya merasakan seakan-akan kita berbicara dengan NYA, nikmat merasakan Al Qur'an mampu memberikan ruh dan petunjuk dalam tiap langkah kehidupan kita , nikmatnya Al Qur'an menjadi petunjuk pembeda antara yang haq dan yang batil, serta nikmat syafaat kelak bagi sesiapa yang ikhlas senantiasa membaca & bersahabat dengan AL Qur'an. (Insya Allah)

Untuk memulai langkah mencintai Al Qur'an . Berikut upaya-upaya jiwa untuk mampu senantiasa bersahabat dengan nya :

I MENDAMBAKAN AL QUR'AN SEBAGAI KENIKMATAN SEPERTI KITA MENDAMBAKAN HARTA

“Tidak boleh iri kecuali dalam dua kenikmatan: seseorang yang diberi Al-Qur’an oleh Allah kemudian ia membacanya sepanjang malam dan siang, dan orang yang diberi harta oleh Allah lalu ia membelanjakannya di jalan Allah sepanjang malam dan siang.” (Muttafaqun ‘alaih)

Melihat orang yang hartanya berlimpah tentu membuat kitapun mendambakannya. Hal itu lumrah dan fitrah sekaligus fitnah bagi manusia. Tetapi percayalah bahwa keimanan yang baik tidak saja menjadikan manusia memimpikan kepemilikan dunia tetapi juga memimpikan dan menginginkan akhirat. Dengan iman, ketika melihat orang lain yang memiliki kelebihan dalam urusan akhiratnya - misalnya sangat baik interaksinya dengan Al-Qur’an, hafalannya banyak, rajin beribadah, serta banyak kontribusinya dalam dakwah - maka kita pun sangat mendambakannya.

Itulah ghibthah, menginginkan kenikmatan orang lain tanpa membenci dan mengharapkan hilangnya nikmat dari orang tersebut.

Berikut ini beberapa perasaan yang harus menjadi pertanyaan dan perhatian kita:

1. Adakah perasaan iri (ghibthah) dalam diri kita ketika melihat saudara kita memiliki kemampuan berinteraksi dengan Al-Qur’an yang lebih baik? Ataukah hanya iri dan menginginkan sesuatu yang terkait dengan harta yang dimiliki saudara kita, tapi untuk Al-Qur’an hati kita adem ayem saja?

Jika demikian adanya, itulah bukti lemahnya syu’ur Qur’ani (perasaan ingin membangkitkan diri dengan Al-Qur’an). Para salafush shalih selalu berkompetisi dalam hal interaksi dengan Al-Qur’an dan hal ukhrawi. Telah menjadi tabiat manusia untuk berkompetisi, dan jika tidak diarahkan maka kompetisi tersebut akan cenderung ke hal-hal duniawi seperti harta, jabatan dan lawan jenis.

2. Rasulullah Saw menjanjikan bahwa setiap orang beriman yang bersahabat akrab dengan Al-Qur’an dijamin akan mendapat syafa’at dari Al-Qur’an: “Bacalah Al-Qur’an, sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat menjadi pemberi syafa’at bagi orang-orang yang bersahabat dengannya.” (HR. Muslim).

Tanyakan pada diri kita masing-masing, sudahkan kita menjadi sahabat akrab Al-Qur’an? Benarkah di akhirat nanti kita berharap akan mendapat syafa’at dari Al-Qur’an? Alangkah sengsaranya kita bila di akhirat tanpa syafa’at, karena “…Tidak ada yang dapat memberi syafa’at kecuali atas seizin Allah…” (QS Al-Baqarah [2]:255)

3. Kualitas iman kita diukur dengan sejauh mana kualitas dan kuantitas interaksi kita dengan Al-Qur’an. Apakah kita masa bodoh dan tidak merasa sedih jika dalam sebulan tidak khatam Al-Qur’an? Adakah perasaan sedih jika kita tidak punya hafalan ayat-ayat Al-Qur’an? Sedihkah kita karena awam dengan kandungan dan makna Al-Qur’an? Jika belum, dikhawatirkan bahwa kitalah yang disebut Rasulullah yang menjadikan Al-Qur’an sebagai mahjuran.

“Berkatalah Rasul: ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur’an itu sesuatu yang diabaikan.’ “ (QS Al-Furqan [25]:30)

4. Pernahkah kita menghitung tentang berapa banyak informasi tentang hal-hal yang bersifat duniawi yang ada di kepala kita dibandingkan dengan hal-hal yang berkaitan dengan Al-Qur’an? Jika tentang Al-Qur’an lebih banyak maka bersyukurlah, jika tidak maka bertaubatlah kepada Allah Swt dan segera upayakan untuk kembali kepada Al-Qur’an agar tidak dikecam Allah Swt:

“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia, sedang tentang (kehidupan) akhirat mereka lalai.”

5. Sabda Rasulullah Saw: “Barangsiapa yang belajar Al-Qur’an dan mengamalkannya akan diberikan kepada orang tuanya pada hari kiamat mahkota yang cahanya lebih indah daripada cahaya matahari. Kedua orang tua itu akan berkata, ‘Mengapa kami diberi ini?’ Maka dijawab, ‘Karena anakmu yang telah mempelajari Al-Qur’an’ “ (HR Abu Dawud, Ahmad dan Hakim)

Tidakkah hadits tersebut menggugah kita sebagai orang tua untuk memberi perhatian yang lebih pada anak dalam hal pendidikan Al-Qur’annya? Bagaimana mungkin seorang anak dapat mencintai Allah Swt kalau tidak dapat menikmati shalat dengan baik?

Bagaimana mungkin dapat shalat dengan baik kalau kemampuannya dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an, khususnya hafalan, lemah dan terbatas? Jangan sampai kita hanya kecewa bila anak tak mampu berbahasa Inggris atau menggunakan komputer tetapi santai saja dengan keterbatasannya dengan Al-Qur’an.

Isi Al-Qur’an sesungguhnya menjelaskan bagaimana semua urusan dunia itu bisa mengantarkan manusia kepada suksesnya urusan akhirat. Kita, memang tidak ingin menjadi orang yang dekat dengan Al-Qur’an hanya secara huruf-hurufnya saja tetapi jauh dari dari ruh Al-Qur’an itu sendiri, Insya Allah

II. MERAYU ( MEMOTIVASI) DIRI/JIWA SENDIRI AGAR MENCINTAI AL QUR'AN

“Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku. Masuklah ke dalam surga-Ku” (QS Al-Fajr [89]:27-30)

Ungkapan lembut tersebut adalah rayuan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang juga disertai ajakan yang provokatif. Bagaimana mungkin kita tidak tergiur dengan rayuan semacam itu?

Kita bisa bekerja dengan keras saat jiwa kita sedang asyik dengan Al-Qur’an. Tetapi di saat yang lain, kita mungkin mengalami kondisi keengganan yang besar, jangankan disuruh menghafal, sekedar melihat mushaf pun sangat tidak siap. Untuk kondisi seperti itu, kita perlu merayu diri sendiri, merenungi kehidupan diri kita sendiri sambil mencari bahasa apa yang dapat membangkitkan energi kita untuk kembali bekerja: meraih cita-cita hidup bersama Al-Qur’an.

Berbagai permasalahan umum pada diri kita saat berinteraksi dengan Al-Qur’an antara lain:

1. Kita sadar sepenuhnya bahwa tilawah setiap hari adalah keharusan, tetapi jiwa kita belum siap untuk komitmen secara rutin sehingga dalam sebulan, begitu banyak hari-hari yang terlewatkan tanpa tilawah Al-Qur’an.

2. Kita paham bahwa menghafal Al-Qur’an adalah kemuliaan yang besar manfaatnya, tetapi jiwa kita belum siap untuk meraihnya dengan mujahadah.

3. Kita sadar bahwa masih banyak ayat yang belum kita pahami, namun jiwa kita tidak siap untuk melakukan berbagai langkah standar minimal untuk dapat memahami isi Al-Qur’an.

4. Kita sadar bahwa mengajarkan Al-Qur’an sangat besar fadhillahnya, tetapi karena minimnya apresiasi dan penghargaan ummat terhadap para pengajar Al-Qur’an maka sangat sedikit yang siap menjadi pengajar Al-Qur’an.

5. Kita paham bahwa shalat yang baik - khususnya shalat malam - adalah shalat yang panjang dan sebenarnya kita mampu membaca sekian banyak ayat, namun jiwa kita kadang tidak tertarik terhadap besarnya fadhillah membaca Al-Qur’an di dalam shalat.

6. Kita sadar bahwa dakwah dijamin oleh nash Al-Qur’an dan Allah Swt akan memberikan kemenangan, namun jiwa kita tidak sabar dengan prosesnya yang panjang sehingga cenderung meninggalkan atau lari dari medan dakwah.

7. Kita paham betul bahwa banyak keutamaan di dunia dan akhirat bagi manusia yang berinteraksi dengan Al-Qur’an, tetapi fadhillah tersebut hanya menjadi pengetahuan, tidak mampu menghasilkan energi yang besar untuk beristiqamah dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an.

8. Kita paham dengan sangat jelas bahwa semua tokoh Islam di atas bumi ini adalah orang-orang yang telah berhasil dengan ilmu Al-Qur’an dan merekapun menguasai kehidupan dunia, namun jiwa kita enggan mempersiapkan generasi mendatang yang hidupnya berada di bawah naungan Al-Qur’an.

Jangan pernah berhenti untuk merayu diri agar segera bangkit. Tanyakanlah pada diri kita:

1. Wahai diri, tidakkah kamu malu kepada Allah Swt? Mengaku cinta kepada Allah Swt tetapi tidak merasa senang berinteraksi dengan Kalam-Nya. Bukankah ketika manusia cinta dengan manusia lain, ia menjadi senang membaca suratnya bahkan berulang-ulang? Mengapa kamu begitu berat dan enggan untuk hidup dengan wahyu Allah Swt?

Adakah jaminan bahwa kamu mendapat pahala gratis tanpa beramal shalih? Dengan apa lagi kamu mampu meraih pahala Allah Swt? Infak cuma sedikit, jihad belum siap, kalau tidak dengan Al-Qur’an, dengan apa lagi?

2. Wahai jiwaku, siapa yang menjamin keamanan dirimu saat gentingnya suasana akhirat? Padahal Rasulullah Saw menjamin bahwa Allah Swt akan memberikan keamanan bagi manusia yang rajin berinteraksi dengan Al-Qur’an, mulai dari sakaratul maut hingga saat melewati shirat.

3. Wahai jiwaku, tidakkah kamu malu kepada Allah Swt? Dengan nikmat-Nya yang demikian banyak, yang diminta maupun tidak, tidakkah kamu bersyukur kepada-Nya, mendekatkan diri kepada-Nya dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an?

4. Wahai jiwaku, sadarkah kamu ketika Allah Swt dan Rasulnya mengajak dirimu memperbanyak hidup bersama Al-Qur’an? Untuk siapakah manfaat amal tersebut? Apakah kamu mengira bahwa dengan banyak membaca Al-Qur’an maka kemuliaan Allah dan Rasul-Nya menjadi bertambah? Dan sebaliknya, jika kamu tidak membaca Al-Qur’an, kemuliaan itu berkurang? Sekali-kali tidak. Semua yang kita baca dan lakukan, kitalah yang paling banyak mendapatkan manfaatnya.

5. Wahai jiwa, tidakkah kamu merasa khawatir dengan dirimu sendiri? Selama ini hidup tanpa al-Qur’an, jatah usia makin sedikit, tabungan amal shalih masih sedikit, jaminan masuk surga tak ada di tangan. Sampai saat ini belum mampu tilawah rutin satu juz per hari, jangan-jangan Al-Qur’anlah yang tidak mau bersama dirimu karena begitu kotornya dirimu sehingga Al-Qur’an selalu menjauh dari dirimu.

6. Wahai jiwa, tidakkah engkau tergiur untuk mengikuti kehidupan Rasulullah Saw dan para sahabat serta tabiin yang menjadi kenangan sejarah sepanjang zaman dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an? Jika hari ini kamu masih enggan berinteraksi dengan Al-Qur’an apa yang akan dikenang oleh generasi yang akan datang tentang dirimu?

Ungkapan di atas adalah perenungan bagi setiap jiwa, agar hidup kita tidak berlalu begitu saja tanpa makna...

“….Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-nya kepadamu supaya kamu berpikir. Tentang dunia dan akhirat…” (QS Al-Baqarah [2]: 219-220)


Semoga Allah memberi kemampuan bagi kita semua ...
Aamiin yaa Robbal Alamiin,,
Kata Kata Motivasi Terbaik Islam

Kata Kata Motivasi Terbaik Islam

"Menghadapi Suatu Masalah Itu Jika Kamu Tidak Mampu Untuk Melawan, Maka Cobalah Merelakannya Ibarat Air Yang Mengalir, Meskipun Tidak Membantu Menyelesaikan, Tapi Belajar Mengikhlaskan"

"Pelajaran Itu bisa di dapat dari siapa saja, termasuk dari orang yang kita benci,

Karena setiap orang yang kita tau dan kita kenal itu memberi kita Pengalaman hidup berbeda-beda"

"Isikanlah Bagian Hatiku Yang Hilang Dengan Kekuatan Kecintaan Dan Kerinduan Kepada Rasulullah Dan Kepada-Mu Ya Allah, Hak-Mu lah Apa Yang Telah Engkau Berikan Dan Hak-Mu lah Mengambil Dia Dariku, Tabahkan Hati Hamba-Mu"

“Jangan pernah sedih dan risau kawan ingatlah setelah diturunkannya petir yang bergemuruh disertai hujan,,, barulah kemudian Allah SWT Menurunkan Pelangi, Allah Maha tau apa yang diingkan hambanya.....”


“Meratapi kesedihan tidak akan membuat seseorang kembali lagi, jika mereka pergi ,,,relakanlah,,, dan jangan berputus asa,,, karena allah sangat membencinya”



"Apakah engkau meremehkan suatu doa kepada Allah, apakah engkau tahu keajaiban dan kemukjizatan doa? Ibarat panah dimalam hari, ia tidak akan meleset namun ia punya batas dan setiap batas ada saatnya untuk selesai"

"Alangkah luasnya bumi Allah ini, namun jika saatnya tiba, saat takdir datang maka angkasa pun menjadi sempit"




"Jangan berjalan dimuka bumi dengan penuh kesombongan dan congkak karena sebentar lagi engkau akan masuk kedalam bumi juga"



"Dunia yang kau lihat adalah tipu daya dan kebatilan layaknya fatamorgana yang nampak ditengah sahara"



"Ambillah nasihat baik dari orang yang mengucapkannya meskipun ia tidak mengamalkannya."

"Silaturahmi dapat membersihkan amalan, memperbanyak harta, menghindarkan bala`, mempermudah hisab (di hari kiamat) dan menunda ajal tiba."